.

Kamis, 21 November 2013

Usul PB PGRI tentang Repisi PP no 74



Usul PB PGRI Tentang Revisi PP No.74 Thn 2008


Yang terhormat pengurus dan anggota PGRI seluruh Indonesia. Usul PB PGRI agar PP No. 74 tentang Guru direvisi memperoleh sambutan baik.
Sejumlah usulan PGRI sudah masuk dalam draf perubahan PP itu. Misalnya, berkaitan dengan beban mengajar 24 jam tatap muka agar berbagai kegiatan guru seperti wali kelas, membimbing kegiatan siswa, dll

diakui. Sementara itu, kita harus berjuang keras agar guru honor di sekolah negeri yang baik, bekerja sepenuh waktu, dan telah mengabdi dalam waktu lama diharapkan bisa mengikuti sertifikasi. Selain itu, guru yang diangkat sebagai pengawas sekolah dan penilik PNF, agar BUP-nya sama dengan guru, termasuk menerima hak-hak guru, seperti TPG, dan materi lainnya.

Jumat, 01 November 2013

SUMPAH GURU INDONESIA


SUMPAH GURU INDONESIA

Demi Allah

Sebagai guru Indonesia saya bersumpah/berjanji :

1.Bahwa saya akan membaktikan diri saya untuk tugas mendidik, mengajar, membimbing, melatih, menilai, dan mengevaluasi proses dan hasil pembelajaran peserta didik guna kepentingan kemanusiaan dan masa depannya;

2.Bahwa saya akan melestarikan dan menjunjung tinggi martabat guru sebagai profesi terhormat dan mulia;

Rabu, 30 Oktober 2013

HASIL KONPRENSI PROVINSI (KONPROV) PGRI JAWA BARAT

Drs. H. K Edi Parmadi, M.M.Pd, akhirnya terpilih kembali menajdi Ketua Umum PGRI Provinsi Jawa Barat masa bakti 2013 - 2018, hasil pemilihan pada acara kompernsi Provinsi PGRI Jawa Barat, secara aklamasi dari seluruh peserta yang hadir di Grand Hotel Panghegar Bandung yang dihadiri 900 peserta dari 26 kabupaten kota se Jawa barat.
Add caption

Kamis, 06 Desember 2012

PGRI: SBY Telah Lakukan Revolusi Terbesar Pengelolaan Guru


BOGOR, Jaringnews.com - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) mengapresiasi SBY yang selalu hadir di perayaan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI selama lima tahun belakangan. Itu membuktikan SBY memperhatikan guru dan pendidikan Indonesia.
Ketua Umum PGRI Sulistyo mengatakan, HUT PGRI dan Hari Guru tahun ini lebih spesial. Pasalnya, mulai tahun ini Indonesia dan PGRI mulai serius mendorong seluruh guru Indonesia dengan profesional, serta meningkatkan kompetensi dan kode etik. Maka itu perayaan tahun ini diyakini tak akan dilewatkan guru-guru se-Indonesia.

"Saat ini, para guru dengan sabar menunggu di depan layar TV untuk mengikuti siaran langsung, sambil berharap ada hadiah istimewa dari Bapak Presiden dalam Hari Guru Nasional dan HUT PGRI tahun ini," kata Sulistyo di peringatan HUT PGRI dan HGN 2012 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Selasa (4/12).

Sulistyo menambahkan, SBY telah mencatat revolusi terbesar dalam pengelolaan guru. Sebab di masa pemimpinan SBY, UU Guru disahkan pada tahun 2005. Pada UU itu, guru diacatat sebagai profesi. Dengan begitu kesejahteraan dan profesionalisme guru bisa meningkat.

"Undang-undang Guru telah melalui proses yang panjang dalam tiga presiden sebelumnya. Disahkan pada akhir 2005, saat pemerintahan Bapak Presiden SBY. Itu adalah revolusi terbesar dalam pengelolaan guru," kata Sulistyo.

Kata Sulistyo juga, pemerintah telah begitu menunjukkan perhatiannya kepada guru. Dengan menetapkan anggaran pendidikan minimal 20 persen dari APBN dan APBD.

"Kami juga tengah mengusulkan agar profesionalitas dan peningkatan kualitas guru, mulai dari rekuitmen, penempatan, pembinaan karier profesi hingga renumerasi yang terintegrasi, sehingga penetapan gaji minimal seorang guru dipertimbangkan pula sebagai standar untuk guru swasta dan guru honorer," jelas Sulistyo.

SBY: Jangan Bawa Guru ke Arena Politik

VIVAnews - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono merespons laporan Ketua Umum Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia Sulistyo mengenai maraknya tenaga pendidik di berbagai daerah yang menjadi korban politik pasca penyelenggaraan pilkada. Ke depan, hal itu tidak boleh terjadi lagi di daerah mana pun.

"Pemimpin-pemimpin yang ikut Pilkada, jangan melakukan tindakan-tindakan yang tidak sepatutnya. Tidak boleh membawa guru di arena politik. Birokrat harus netral dan independen," kata Presiden SBY dalam acara puncak peringatan Hari Guru Nasional dan Hari Ulang Tahun PGRI ke-67 di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Selasa 4 Desember 2012.

SBY mengatakan para guru dan dosen memiliki hak politik masing-masing dan tidak boleh diintervensi. "Jangan campuradukkan orang per orang menyangkut negara, pemerintah dan profesi yang harus bebas dari kepentingan politik praktis," ujarnya.

SBY pun menuturkan Mendagri telah membuat aturan berpolitik bagi para tenaga pendidik. "Agar guru jangan bingung dan terombang-ambing, kemudian menjadi korban atas Pilkada di negeri ini," tuturnya.

Sebelumnya, selain meminta agar Presiden SBY memperhatikan kesejahteraan para guru di Indonesia, Ketua UmumPB PGRI Sulistyo juga melaporkan bahwa masih banyak guru yang terkena dampak politik pasca Pilkada di sejumlah daerah.

"Karena itu banyak yang merasa tertekan. Pemerintah semoga berpijak pada kepentingan guru," ujarnya. (umi)

PGRI Minta SBY Perhatikan Kesejahteraan Guru

VIVAnews - Sebanyak 9 ribu guru dan dosen menghadiri acara puncak peringatan Hari Guru Nasional dan Hari Ulang Tahun PGRI ke-67 di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Selasa, 4 Desember 2012.

Dalam acara tersebut, Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) Sulistyo mengatakan saat ini PGRI mengelola lebih dari 3 juta guru di seluruh Indonesia. Sebanyak 2,1 juta diantaranya telah memenuhi kualifikasi S1 dan D4 sesuai syarat yang ditetapkan oleh pemerintah. Pendidikan yang baik disokong oleh guru yang bermutu.

"Para guru sedang bekerja keras untuk meningkatkan profesionalismenya," kata Sulistyo di hadapan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Meski begitu, menurut Sulistyo, masalah kesejahteraan guru perlu mendapat perhatian lebih dari pemerintah. "Masih terdapat kekurangan guru PNS, dan guru honorer, kesejahteraannya masih perlu ditingkatkan," ujarnya.

Di beberapa daerah, lanjut Sulistyo,  masih banyak guru yang terkena dampak politik pasca Pilkada. "Karena itu banyak yang merasa tertekan. Semoga Pemerintah berpijak pada kepentingan guru," ujarnya.

Kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan guru ini, menurut Sulistyo, sangat diharapkan. "Pada Pemilu yang akan datang, guru memilih pemimpin yang cinta guru," tuturnya disambut tepuk tangan para hadirin.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) hadir didampingi ibu negara Ani Yudhoyono, juga tampak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh serta Menteri Agama Suryadharma Ali sebagai penyelenggara acara. Turut hadir Sekretaris Kabinet Dipo Alam, Mensesneg Sudi Silalahi, Kapolri Jenderal Timur Pradopo, Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono serta sejumlah anggota kabinet lainnya. (eh)

Minggu, 02 Desember 2012

Forum Organisasi

Forum Organisasi




Sesuai Anggaran Rumah Tangga PGRI Pasal 44, forum organisasi yang rutin dilaksanakan oleh pengurus PGRI di seluruh jenjang adalah:


  1. Kongres/Kongres Luar Biasa
  2. Konferensi Kerja Nasional
  3. Konferensi Provinsi / Konferensi Provinsi Luar Biasa
  4. Konferensi Kerja Provinsi
  5. Konferensi kabupaten,Konferensi kota/ Konferensi kabupaten,Konferensi kota Luar Biasa
  6. Konferensi Kerja Kabupaten / Konferensi Kerja Kota
  7. Konferensi cabang,Konferensi cabang khusus/ Konferensi cabang,Konferensi cabang khusus LB
  8. Konferensi kerja cabang/ Konferensi kerja cabangkhusus
  9. Rapat Anggota Ranting (Rapran)
  10. Rapat Pengurus dan Pertemuan Lain

RECENT POST

Blogger Widget Get This Widget